MENUJU PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN IDEAL
DI MASA PANDEMI COVID 19
oleh
Dr. Deni Satria, M.Pd
Direktur Yayasan Pendidikan Cendana Riau
Fenomena Pendidikan dan pembelajaran di masa pandemi Covid 19, membuat dunia Pendidikan lebih kreatif dalam menjalankan tugas mulia dalam membentuk manusia seutuhnya yang beriman, bertaqwa, berilmu, berkarya, mandiri, berintergritas dan SMART menuju insan manusia yang seutuhnya dalam rangka membangun bangsa yang lebih bermatabat.
Kondisi hari ini dimasa pandemi merangsang para praktisi dan ahli pendidikan untuk merancang suatu inovasi pendidikan dan pembelajaran yang sangat strategis dalam menjalankan pendidikan dan pembelajaran harus berjalan dengan semestinya. Banyak hal yang positif yang bisa di perbuat dalam menjalankan proses ini, kita tidak boleh berpangku tangan dalam menjalan proses ini. “Kesehatan penting, Pendidikan Penting”, artinya dua proses ini harus berjalan berdampingan dengan sama-sama mengutamakan dan berdampingan satu dengan yang lainnya.
Apa yang harus dilakukan oleh dunia pendidikan pada umumnya dalam mengambil keputusan agar proses ini tetap berjalan, agar pembelajaran tidak terputus dalam masa pandemi. Untuk menuju pendidikan dan pembelajaran yang ideal. Beberapa pendekatan yang dapat di lakukan oleh praktisi pendidik dan pengajar dalam masa saat ini, merupakan salah satu solusi untuk menjalankan proses pembelajaran dapat berjalan.
Merdeka belajar, merupakan suatu solusi dalam melaksanakan interaksi pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Untuk zaman revolusi industri 4.0, memaksa kita untuk menggunakan teknologi informasi dalam semua proses kekinian. Tempat dan waktu tidak menentukan lagi dalam proses belajar. Dengan adanya merdeka belajar ini, memacu kepada peserta didik untuk melakukan suatu proses internal personality kemandirian, yang dibentuk dalam lingkungan rumah tangga dan lingkungan tempat tinggal dengan keanekaragaman serta kearifan lokal yang membuat peserta didik banyak mendapat pengalaman yang sangat berarti dalam membentuk pribadi mandiri.
Mengajar dengan hati dan logika yang benar, pesan keikhlasan dan ketulusan dalam mendidik, hal yang utama dikarena mengajar dengan hati merupakan pesan-pesan moral dan ilmu akan menjadi suatu bermanfaat dengan pendekatan spiritual dan hakekat suatu ilmu dan pembelajaran. Tak kalah penting bagaimana menerapkan adap, sopan santun, etika dan estika terhadap aspek kehidupan yang di dukung oleh logika yang benar. Logika merupakan suatu pendekatan praktis dalam menerapkan pembelajaran yang mudah di pahami oleh anak didik dengan beragam cara dan penerima pembelajaran. Konsep “Alam Terkembang jadi Guru”, yang didukung oleh metode dan cara pendekatan yang praktis dalam menjelaskan materi atau bahan ajar yang sangat kontekstual sesuai dengan kebutuhan kekinian sehingga mempunyai manfaat dalam kehidupan anak didik.
Ajari anak dengan ilmu yang bermanfaat yang disajikan secara praktis, mudah dan menyenangkan. Ilmu bermanfat akan menjadi berkah bagi anak dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dalam penyajianyapun dilakukan secara praktis, kekinian dan kontekstual. Hal terpenting adalah bagaimana anak senang dalam suatu proses pembelajaran, sehingga bisa mengikuti secara maksimal dan menjadikan suatu dasar dalam pengalaman yang berarti dalam perkembangan keilmuan. Keceria, inspiratif dan terbebas dari stress merupakan suatu kunci dalam proses pembelajaran. Intinya bagaimana anak dapat menyenangkan dengan proses yang lakukan pendidik dalam menjalankan tugas mulia ini.
Pengembangan ide-ide kreatif dan gagasan inovasi, sangat dibutuhkan dalam mendorong anak dalam suatu kekaryaan dalam mendukung pengembangan suatu proses pembelajaran. Ide-ide kreatif akan muncul dari stimulus yang diberikan pendidik kepada anak dengan berbagai tantangan dan hal-hal yang belum muncul di saat ini, untuk kedepannya, baik berupa karya terobosan atau penelitian ringan yang menjadikan anak suka dalam melakukan analisis dan penelitian. Begitu juga dengan inonasi yang dapat diberbuat oleh anak dengan memberikan ransangan yang mengarah kepada minat dan bakatnya dalam menemukan sesuatu yang positif. Pendidikan sangat berperan sebagai mediator dan pencetus dalam membangkitkan semangat dan motivasi anak untuk melakukan kreativitas dan inovasi dalam mengembang potensi anak dalam proses tersebut.
Pelayanan belajar bebas cacat, bebas keluhan dan terhindari dari dosa. Pelayanan merupakan suatu kunci dalam membimbing anak dalam suatu proses pembelajaran, fungsi salah satunya adalah menghindari anak bebas dalam stress dan catat dalam melakukan fungsi sebagai pengemban amanah pembelajar serta membantu anak membebaskan dalam keputus asahan dan keluhan dalam mengembangkan minat dan bakat untuk berkarya. Tugas pendidikan adalah memberikan dengan materi, cara, metoda, evaluasi dan tindak lanjut pembelajaran, semuanya dilakukan dengan baik dan cara-cara yang baik, komunikasi yang baik, diharapkan akan menghasilkan proses yang baik.
Terakhir ciptakan suasana yang mendorong anak senang belajar dan belajar dengan sendirinya, ini dilakukan salah satu peranan pendidikan untuk menciptakan proses kemandirian dalam mencapai prestasi sesuai dengan minat dan bakatnya. Baik secara keilmuan atau seni dan olahraga. Dengan penjelasan di atas, diharapkan semua komponen yang mendukung suatu proses pendidikan dan pembelajaran yang ideal merupakan tujuan akhir dari suatu proses kemandirian untuk anak bisa hidup di zamanya serta dapat berkompetesi secara global dan mampu mengikuti perubahan dalam menjalani proses pendidikan dan pembelajaran.





