Pekanbaru, 24 Mei 2023 – Sebanyak 68 siswa-siswi kelas XI SMA Cendana Pekanbaru telah mengalami pengalaman tak terlupakan dalam study tour utama mereka ke Pulau Bali dan Pulau Jawa. Perjalanan ini dilakukan selama tujuh hari, mulai dari tanggal 13 Mei hingga 20 Mei 2023, pekan lalu. Selama di Bali, mereka mengunjungi beberapa destinasi wisata terkenal seperti Pantai Kuta, Pantai Pandawa, Pantai Jimbaran, dan Tanah Lot di Kabupaten Tabanan.
![]() | ![]() |
Selama di Pulau Bali, siswa-siswi tidak hanya menikmati keindahan alam dan atraksi wisata, tetapi juga mendalami pengetahuan budaya dan lingkungan. Mereka belajar tentang tradisi dan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih luas kepada siswa-siswi mengenai keberagaman budaya dan pentingnya menjaga alam sekitar.
![]() | ![]() | ![]() |
Setelah tiga hari di Pulau Bali, perjalanan study tour dilanjutkan ke Pulau Jawa. Destinasi pertama mereka adalah Gunung Bromo di Jawa Timur, yang menawarkan pemandangan alam yang spektakuler. Siswa-siswi berkesempatan untuk menyaksikan matahari terbit yang memukau dari puncak gunung. Selanjutnya, mereka melanjutkan perjalanan ke daerah Yogyakarta, di mana mereka menjelajahi Malioboro yang terkenal, serta mengunjungi Candi Prambanan yang merupakan warisan budaya dunia di Kabupaten Sleman.
![]() | ![]() | ![]() |
Di hari-hari terakhir study tour, siswa-siswi SMA Cendana Pekanbaru melakukan kegiatan arung jeram di Pengalengan. Mereka menikmati sensasi petualangan mengarungi arus sungai yang menyenangkan dan melatih ketangguhan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan jiwa petualangan siswa-siswi dalam suasana yang menyenangkan dan aman.

Selama 7 hari melakukan study tour, para siswa-siswi Kelas XI SMA Cendana Pekanbaru didampingi oleh 4 orang guru yang bertanggung jawab untuk menjaga dan memandu mereka selama perjalanan. Guru-guru ini memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan memberikan penjelasan yang mendalam terkait tempat-tempat yang dikunjungi, sejarah, dan keunikan budaya setempat.
Bapak Riko Kurniawan Putra, S.Pd., M.Pd., selaku guru pendamping menyatakan kebanggaannya terhadap kesuksesan study tour ini. Ia mengatakan, “Study tour ini bukan hanya sebagai bentuk liburan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan siswa-siswi kami. Mereka dapat belajar dari pengalaman langsung tentang budaya, lingkungan, dan pentingnya kerjasama dalam menjalani aktivitas kelompok. Semoga perjalanan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan pribadi dan akademik mereka.”
Para siswa-siswi pun pulang dengan hati penuh kenangan dan cerita seru dari perjalanan mereka. Study tour ini tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan, tetapi juga mengajarkan mereka nilai-nilai penting tentang keberagaman, kelestarian lingkungan, dan keberanian dalam menghadapi tantangan. Semoga pengalaman ini akan membantu mereka tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berwawasan luas dan berjiwa petualang.
















